7 Cara Jitu Agar Bisnis Startup Bertahan Di Tengah Pandemi Dan Resesi

Dalam basket Pivot ini bisa diartikan berpindah sementara dengan masih berpijaknya satu kaki lainnya dari DNA bisnis utamanya. Ya dalam strategi bisnis, di aspek eksekusi Pivot ini bisa dilakukan sebagai contoh pebisnis konveksi bisa melakukan Pivot dengan sementara beralih menjadi penjahit masker batik, atau masker modis. Jika ada pebisnis kosmetik, untuk sementara menggunakan sumber daya yang ada melakukan peralihan sementara memproduksi hand sanitizer spray ataupun gel. Mengurangi kegiatan bersentuhan langsung dengan orang lain selama pandemi Corona adalah salah satu upaya pemutusan mata rantai virus ini.

Beberapa ideas untuk UKM agar tetap bisa bertahan di tengah pandemi Corona di antaranya memaksimalkan layanan pengiriman di hari yang sama hingga melalukan inovasi produk. Bisnis menjadi salah satu profesi yang dipilih sebagai salah satu pilihan terbaik ditengah ketatnya dunia kerja. Banyak diantara orang-orang yang tidak mendapatkan pekerjaan akhirnya memilih untuk membuka bisnis milik mereka sendiri. Tahukah Anda bahwa ada satu hal yang tak berubah di masa normal dan masa pandemi ini? Anda bisa memanfaatkan hobi khalayak ini dengan menjadikannya sebagai bagian dari branding.

Mempertahakan bisnis disaat pandemi

JAKARTA – PT XL Axiata Tbk dianggap berhasil mempertahankan bisnis selama pandemi berlangsung. Ia pun membagikan tip bagi masyarakat, khususnya anak muda, yang ingin memulai bisnis di masa krisis. Surjanto menyarankan masyarakat merintis usaha dari hal-hal yang paling dekat dengan hobi atau kesenangannya.

Pelaku usaha dapat mulai melakukan kerjasama dengan mitra yang ada baik untuk jasa pengiriman maupun dengan mitra e-commerce. Bila perlu buatalah akun media sosial untuk usahamu untuk mengenalkan usaha yang dimiliki pada konsumen. Detikcom mengunjungi salah satu perusahaan penyedia aneka produk marmer yang dikelola Imam Mahfudin di Dusun Blumbang, Desa/Kecamatan Campurdarat, Tulungagung. Imam mengakui masa pandemi Corona ini menjadi tantangan tersendiri untuk mempertahankan bisnis marmer. Unit usaha di sektor kesehatan, pendidikan, dan keuangan merupakan sektor tertinggi dalam mematuhi protokol kesehatan di lingkungan kerja mereka masing-masing.

Berdasarkan dari beragam sumber dan mengutip The Business Standard, setidaknya ada lima cara yang bisa diupayakan untuk menggairakan kembali bisnis UMKM selama pandemi masih berlangsung. Jangankan untuk Tembak Ikan Terpercaya membayar gaji karyawan, untuk memutar produk UMKM juga sudah cukup suli. Tim Support dan Customer Service IDCloudhost bekerja setiap hari untuk memberikan layanan terbaik untuk kebutuhan Website Anda.

Hal tersebut harus segera dihentikan atau dikurangi sampai level paling minimum. Kemudian, perhatikan kebijakan yang sudah dikeluarkan pemerintah untuk saat ini dalam menghadapi Covid-19 yang berupa relaksasi pajak atau penghapusan, dan mulailah menghitung berdasarkan kebijakan tersebut. Selanjutnya, lakukan cuci gudang untuk seluruh stock atau stok yang ada . Dari hasil pemeriksaan tersebut, lakukan investasi pengeluaran untuk mengubah stok barang yang tidak laku menjadi barang jualan yang paling mudah terjual.

Jika disaat pandemic ini perusahaan harus menjaga konsumen dengan memberikan nilai dan konten yang layak, maka di masa depan perusahaan bisa mendapatkan hasil ribuan kali lipat. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan bisnis dengan adalah menjaga pelanggan lama, pelanggan tetap dan setia. Di masa krisis seperti ini untuk mendapatkan output yang maksimal, bisnis akan lebih cenderung ke arah pemasaran digital dan teknologi pemasaran. Daripada menghabiskan finances untuk pelanggan baru, lebih baik menjaga pelanggan tetap dan setia yang paling menguntungkan, serta merancang penawaran menarik untuk mereka. Keadaan ini menuntut para pelaku ekonomi khususnya pelaku bisnis untuk dapat bertahan di masa pandemi ini agar dapat melanjutkan bisnisnya selama mungkin. Untuk itu diperlukan langkah yang bisa diambil untuk membantu melindungi bisnis Anda untuk tetap berjalan di masa pandemic ini.

Seringkali, para pelaku usaha tidak menyadari perbedaan antara perbaikan produk dan pengembangan penawaran. Pada dasarnya, produk adalah barang atau jasa yang dipasarkan dalam bisnis. Sedangkan penawaran adalah cara yang dilakukan pelaku usaha untuk memasarkan produk tersebut. Maka itu, pelaku usaha perlu membedakan antara produk dan penawaran berdasarkan perspektif konsumen. [newline]Adanya kebijakan saat pandemi Covid-19 berlangsung memberikan dampak tersendiri bagi para pelaku bisnis khususnya di bidang kuliner. Sebagian masyarakat mengalami perubahan pola konsumsi akibat adanya pandemi.

Dalam situasi ini, pelaku usaha perlu memutar otak agar mampu menjaga bisnis tetap stabil saat permintaan sedang menurun. Nah, agar dapat menyusun strategi yang tepat untuk bisnis Anda, simak dulu 5 strategi agar bisnis tetap bertumbuh saat hadapi pandemi COVID-19. Dalam keuangan rumah tangga, biasa juga disebut sebagai dana darurat aliasemergency fund. Coba hitung berapa besar tingkat likuiditas usaha, sampai berapa lama Anda mampu menghidupi bisnis dalam situasi tanpa pemasukan?