Umkm Sektor Kuliner, Jasa, Dan Konveksi Paling Terdampak Pandemi

Baik itu UKM maupun startup hampir diseluruh dunia, tidak lepas dari pengaruh buruh pandemi. Berikut ini beberapa dampak- dampak yang telah diakibatkan oleh pandemi sejauh ini. Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization telah menyatakan virus corona, atau COVID-19, sebagai pandemi. Ini adalah waktu yang tidak pasti mengingat banyak hal yang tidak diketahui baik itu cara mengatasinya maupun jangka pandemi ini akan tetap berlangsung. Sejak diberlakukannya social distancing hingga bahkan lockdown, COVID-19 telah banyak mengguncang kehidupan regular diseluruh penjuru bumi. Pandemi Covid-19 tidak serta-merta menghentikan aktivitas bisnis ritel, justru masyarakat sangat bergantung kepadanya.

Mereka sudah tidak lagi bisa bertahan karena kehabisan modal dan berakhir dengan gulung tikar. “Kontribusi PDB juga yang sebelumnya di 2019 dari UMKM memberikan kontribusi kepada negara sekitar 60%, tapi di 2020 kami nggak mampu karena nggak mampu bertahan karena UMKM hanya mampu bertahan sekitar 2-3 bulan untuk usaha mikro,” terangnya. Sutrisno menyebut, restoran-restoran tersebut tak sanggup lagi menambal beban operasional dan gaji karyawan karena sepinya pengunjung serta jam operasional yang dibatasi. Ia mengatakan, tren restoran yang tutup permanen ini mulai meningkat di akhir tahun 2020 dan masih berlangsung sampai saat ini. “Dampaknya tentu besar, terutama resesi mencerminkan kegiatan ekonomi yang terkontraksi yang utamanya dari sisi konsumsi rumah tangga. Karena 60 persen ekonomi kita dari konsumsi,” tambahnya. Keputusan PHK merupakan langkah lanjutan dari Emirates untuk bertahan di tengah krisis.

Pada Maret lalu, maskapai asal Uni Emirat Arab itu melakukan pemotongan gaji antara persen untuk mayoritas pegawai setelah berhenti beroperasi. Alhasil, JC Penny harus menutup 846 toko hingga Mei lalu untuk menghindari penyebaran virus Corona. Awal Juni beberapa toko mulai kembali dibuka, namun kerugian terus meningkat. Dalam artikel detik.com dijelaskan bahwa JC Penny mengalami kerugian hingga mengakibatkan kebangkrutan. Perusahaan melaporkan kerugian per 2 Mei 2020 mencapai USD477 juta setara Rp6,9 triliun (kurs Rp14.200/USD).

Mahasiswa mampu merancang bentuk promosi untuk membangun ‘brand awareness’ dan membuat calon pelanggan tertarik. Sarana dalam penjualan yang digunakan adalah platform digital, misalnya media sosial, web site, market dan lainya yang sejenis. Selama masa pandemi ini, terjadi pergeseran kebutuhan di dalam masyarakat. Mereka cenderung akan mengesampingkan hal-hal sekunder, seperti kebutuhan style Togel Hari ini, termasuk sepatu. Yasa mengubah caranya dalam menjalankan bisnis, dari yang semula mode attack menjadi mode survival.

Banyak bisnis yang tutup dikarekan pandemi

Upaya yang dilakukan mulai dari efisiensi biaya untuk kegiatan branding, menunda kegiatan ekspansi perusahaan, hingga menunda campaign lebaran. Dalam inner perusahaan, diberlakukan unpaid depart, pemotongan gaji bagi beberapa karyawan, hingga tidak mengambil gaji bagi dirinya sendiri sebagai pimpinan. Langkah tersebut dibutuhkan untuk menjaga money flow jangka panjang mengingat tidak adanya kepastian kapan pandemi akan berakhir. Jika barang/jasa yang dijual perusahan tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini, maka perusahaan dapat melakukan produksi atau distribusi produk. Sedangkan untuk distribusi, perusahaan dapat membantu menjual produk yang dibutuhkan saat ini.

Dalam situasi seperti ini, diperlukan suatu kebijaksanaan perusahaan, kelegowoan pekerja bahkan serikat pekerja, untuk jernih dalam menyikapi situasi ini. Jika ingin menyelamatkan diri masing-masing dan saling keras, maka tidak akan ada yang menang karena ini bukan kompetisi. Bagi pengusaha atau Perusahaan yang kesulitan membayar THR karena akibat pandemic COVID-19 atau hal lainnya, dapat menempuh mekanisme dialog dengan pekerja atau buruh.

Malang, (malangkota.go.id) – Pandemi Covid-19 yang belum usai memberikan dampak terhadap jalannya kegiatan usaha dan operasional koperasi. Dampak yang signifikan juga terjadi terhadap perekonomian di Indonesia. Dari semua lini usaha mikro, kecil hingga koperasi sangat terdampak dengan adanya wabah virus korona. Penjualan menurun, permodalan, pesanan menurun, kesulitan bahan baku, dan kredit macet. “Kita tahu kontribusi UMKM terhadap tenaga kerja kita ini sangat besar, hampir ninety six persen.

Sebab lembaga koperasi, kata Erik, diyakini sangat sesuai dengan budaya dan tata kehidupan bangsa Indonesia. Di dalamnya terkandung muatan menolong diri sendiri, kerja sama untuk kepentingan bersama , dan beberapa esensi moral lainnya. Bahwa bisnis kita tidak cuma cari cuan tapi juga ingin memberipositive impactke masyarakat. Situasi seperti ini juga waktu yang tepat untuk menyelesaikan atau membuat hal-hal yang masih tertunda sebelumnya.